Analisis sektor unggulan kabupaten Deli Serdang periode 2019-2021 dengan metode location quotient, shift share dan overlay
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor-sektor unggulan perekonomian Kabupaten Deli Serdang periode 2019–2021 menggunakan metode Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Overlay. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa time series Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Deli Serdang dan Provinsi Sumatera Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Analisis LQ digunakan untuk mengidentifikasi sektor basis dan nonbasis, analisis Shift Share digunakan untuk menganalisis perubahan struktur ekonomi dan daya saing daerah, sedangkan analisis Overlay digunakan untuk menentukan sektor unggulan melalui penggabungan hasil kedua analisis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam sektor basis dan sebelas sektor nonbasis di Kabupaten Deli Serdang. Analisis Shift Share mengindikasikan bahwa beberapa sektor memiliki keunggulan kompetitif dan pertumbuhan ekonomi yang positif selama periode penelitian. Sementara itu, analisis Overlay mengidentifikasi sektor Industri Pengolahan, Konstruksi, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebagai sektor unggulan yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menetapkan prioritas pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amalia, F. (2012). Penentuan sektor unggulan perekonomian wilayah Kabupaten Bone Bolango dengan pendekatan sektor pembentuk PDRB. Etikonomi, 11(2), 196–207. https://doi.org/10.15408/etk.v11i2.1893
Badan Pusat Statistik. (2021). Produk domestik regional bruto Kabupaten Deli Serdang menurut lapangan usaha 2019–2021. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2021). Produk domestik regional bruto Provinsi Sumatera Utara menurut lapangan usaha 2019–2021. Badan Pusat Statistik.
Basuki, M., & Mujiraharjo, F. N. (2017). Analisis sektor unggulan Kabupaten Sleman dengan metode shift-share dan location quotient. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 15(1), 52–60. https://doi.org/10.24014/sitekin.v15i1.4438
Dewi, A. S. (2015). Analisis potensi relatif perekonomian wilayah Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Eko-Regional, 10(1). https://doi.org/10.20884/1.erjpe.2015.10.1.752
Fadillah, U. M. T., & Gunanto, E. Y. A. (2016). Analisis sektor unggulan di Kota Tangerang Selatan (Skripsi sarjana, Universitas Diponegoro).
Halimah, D. (2018). Analisis pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor potensial daerah di Kabupaten Wonosobo tahun 2012–2016 (Skripsi sarjana, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Jhingan, M. L. (2016). Ekonomi pembangunan dan perencanaan. Rajawali Pers.
Jumiyanti, K. R. (2018). Analisis location quotient dalam penentuan sektor basis dan nonbasis di Kabupaten Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 29–43. https://doi.org/10.32662/golder.v1i1.112
Miroah, C. (2015). Analisis penentuan sektor unggulan Kota Semarang melalui pendekatan tipologi Klassen (Skripsi sarjana, Universitas Negeri Semarang).
Negara, A. K. K., & Putri, A. K. (2020). Analisis sektor unggulan Kecamatan Toboali dengan metode shift-share dan location quotient. Equity: Jurnal Ekonomi, 8(1), 24–36. https://doi.org/10.33019/equity.v8i1.11
Priyono, & Ismail, Z. (2012). Teori ekonomi. Dharma Ilmu.
Riantika, I. B. A., & Utama, M. S. (2017). Penentuan prioritas pembangunan melalui analisis sektor-sektor potensial di Kabupaten Gianyar. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 6(7), 1185–1211.
Yurisinthae, E., & Dolorosa, E. (2015). Analisis penentuan sektor unggulan perekonomian di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, 4(2), 253–269. https://doi.org/10.26418/jebik.v4i2.12485