Principle of legal certainty of power of attorney imposing mortgage rights as credit guarantee for micro, small and medium enterprises

Main Article Content

Lilawati Ginting

Abstract

A Power of Attorney to Impose a Mortgage (Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan / SKMHT) is a legal instrument commonly used in banking practices as collateral for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) credit, particularly when the establishment of a Mortgage Right (Hak Tanggungan) cannot be carried out immediately. The use of SKMHT is intended to accelerate credit disbursement and provide administrative convenience for MSMEs. However, since SKMHT merely grants authority and does not constitute a material security right, legal issues arise concerning the application of the principle of legal certainty for creditors. This study aims to analyze the implementation of the principle of legal certainty in the use of SKMHT as collateral for MSME credit. The research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches. The findings indicate that the use of SKMHT in MSME credit arrangements does not fully fulfill the principle of legal certainty, as it fails to provide strong legal protection for creditors prior to its conversion into a Deed of Granting Mortgage Rights (Akta Pemberian Hak Tanggungan / APHT).

Article Details

How to Cite
Ginting, L. (2026). Principle of legal certainty of power of attorney imposing mortgage rights as credit guarantee for micro, small and medium enterprises. Indonesian Journal Education, 5(1), 30–35. https://doi.org/10.56495/ije.v5i1.1481
Section
Articles

References

Adjie, H. (2020). Sekilas dunia notaris dan PPAT Indonesia. Mandar Maju.

Ass, S. B. T., Bakti, A. A., Karina, R., & Nurjaya, M. (2024). Analisis pendapatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada BRI KCP Tompobulu Kabupaten Maros. POINT: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 6(2), 205–215. https://doi.org/10.46918/point.v6i2.2575

Bachsin, A., Adiyaksa, A. F., Ekoputro, H. F. H., Saputra, R. P., & Kusnadi, N. (2025). Peran asas pacta sunt servanda dalam menjamin kepastian hukum kontrak di Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2531–2539. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1665

Bank Indonesia. (2022). Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). https://www.bi.go.id/id/UMKM/kredit/Default.aspx

Budiono, H. (2020). Kumpulan tulisan hukum perdata di bidang kenotariatan. Citra Aditya Bakti.

Dewi, M. I. S., Budiartha, I. N. P., & Wesna, P. A. S. (2021). Efektivitas penggunaan batas waktu surat kuasa membebankan hak tanggungan dalam pemberian kredit bank pada PT BPR Tapa. Jurnal Konstruksi Hukum, 2(2), 326–331.

Erwinsyahbana, T., & Ramlan, R. (2017). Penelitian kualitatif bidang ilmu hukum dalam perspektif filsafat konstruktivis. Borneo Law Review, 1(1), 1–19. https://doi.org/10.35334/bolrev.v1i1.706

Fatmawati, R. A., Johan, A., & Nerin, A. R. (2025). Analisis kritis dan sistematis terhadap hukum jaminan kebendaan di lembaga keuangan konvensional dan syariah. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(3). https://doi.org/10.62281/v3i3.1689

Fristia, A. M. (2023). Surat kuasa membebankan hak tanggungan (SKMHT) untuk kredit di atas 1 miliar yang diperpanjang terus-menerus selama masa tenor kredit. Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1). https://doi.org/10.46306/rj.v3i1.59

Ginting, L., Syafriana, R., & Medaline, O. (2024). Jaminan sebagai pengaman kredit perbankan menurut hukum Indonesia. Dalam Seminar Nasional Hukum, Sosial dan Ekonomi (Vol. 3, No. 1, hlm. 309–319).

Gunawan, W., & Kartini, M. (2020). Seri hukum harta kekayaan: Hak tanggungan. Kencana Prenada Media Group.

Missa, J. K., Jacob, Y. M. Y., & Kaesmetan, R. M. (2025). Tinjauan hukum terhadap surat kuasa membebankan hak tanggungan ditinjau dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang hak tanggungan. Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Hukum, 2(5), 413–424. https://doi.org/10.60126/sainmikum.v2i5.993

Nurhayati, N., & Gueci, R. S. (2019). Keberlakuan penggunaan surat kuasa membebankan hak tanggungan (SKMHT) terhadap pendaftaran hak tanggungan pada perjanjian kredit bank perkreditan rakyat di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 6(1), 89–98.

Pangesti, S., & Yovieta, A. (2024). Peran notaris, PPAT, dan bank dalam pendaftaran hak tanggungan elektronik atas kredit modal usaha. Collegium Studiosum Journal, 7(2), 567–575. https://doi.org/10.56301/csj.v7i2.1454

Primiana, I. (2020). Menggerakkan sektor riil UKM dan industri. Alfabeta.

Putri, M. F. (2025). Perlindungan hukum bagi pemegang surat kuasa untuk membebankan hak tanggungan (SKMHT) yang tidak dilanjutkan pada pemasangan akta pemberian hak tanggungan (APHT) (Disertasi doktoral). Universitas Islam Sultan Agung, Semarang.

Ramadhani, R., & Yudhayana, S. W. (2025). Implementasi prinsip kehati-hatian dalam praktik kredit perbankan: Tinjauan yuridis terhadap tanggung jawab bank. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(3), 3407–3416. https://doi.org/10.62710/gmcqnv91

Silviana, A. (2020). Fungsi surat kuasa memasang hak tanggungan (SKMHT) dalam pemberian hak tanggungan (studi perspektif UU No. 4 Tahun 1996 tentang hak tanggungan beserta benda-benda yang berkaitan dengan tanah). Diponegoro Private Law Review, 7(1), 28–39.

Sofwan, S. S. M. (2020). Hukum jaminan di Indonesia: Pokok-pokok hukum jaminan dan jaminan perorangan. Liberty.

Suhantri, Y. P. (2020). Perlindungan hukum bagi kreditur dengan objek hak guna bangunan yang akan berakhir masa berlakunya sebelum perjanjian kredit jatuh tempo ditinjau dari aspek hukum hak tanggungan. Lex et Societatis, 8(3). https://doi.org/10.35796/les.v8i3.29506

Usman, R. (2020). Hukum jaminan keperdataan. Bumi Aksara.

Widiastuti, R., & Rita, M. R. (2017). Apakah Kredit Usaha Rakyat (KUR) berdampak pada kinerja usaha? Studi pada UMKM makanan ringan di Kota Salatiga. Jurnal Visi Manajemen, 2(2), 100–115.

Zebua, J. (2023). Perlindungan hukum bagi kreditur atas perjanjian kredit dengan objek jaminan hak tanggungan dalam status perjanjian pengikatan jual beli lunas di PT BPR Kintamas Mitra Dana Batam [Tesis magister. Universitas Islam Sultan Agung]