Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan dan Toleransi Melalui Persfektif Global di Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan sikap toleransi peserta didik sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran berbasis perspektif global. Globalisasi membawa dampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan lingkungan. Permasalahan lingkungan serta menurunnya sikap toleransi menjadi isu global yang perlu direspons melalui pendidikan sejak dini. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kesadaran lingkungan dan toleransi kepada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penanaman kesadaran lingkungan dan toleransi melalui perspektif global di sekolah dasar, serta strategi pembelajaran yang dapat diterapkan. Pendekatan perspektif global membantu peserta didik memahami keterkaitan antara kehidupan lokal dan global, menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan, serta menghargai keberagaman. Melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna, sekolah dasar dapat membentuk peserta didik menjadi warga dunia yang bertanggung jawab, toleran, dan berkarakter.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anindyajati, Y. R., & Choiri, A. S. (2017). The effectiveness of using word wall media to increase science-based vocabulary of students with hearing impairment. European Journal of Special Education Research, 2(2), 14–23. http://dx.doi.org/10.46827/ejse.v0i0.441
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Gandasari, P., & Pramudiani, P. (2021). Pengaruh aplikasi Wordwall terhadap motivasi belajar IPA siswa di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 3689–3696. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1079
Kemendikbud. (2020). Pendidikan karakter di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Maghfiroh, K. (2018). Penggunaan media Word Wall untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV MI Roudlotul Huda. Jurnal Profesi Keguruan, 4(1), 64–70.
Muhadi, F. (2013). Metodologi penelitian. Sanata Dharma University Press.
OECD. (2018). Global competence for an inclusive world. OECD Publishing.
Pradani, T. G. (2022). Penggunaan media pembelajaran Wordwall untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(5), 452–457. https://doi.org/10.55904/educenter.v1i11.162
Puspaardini, P., Ibrahim, N., Zubaidi, M., & Syahputra, H. (2019). Media realia dalam mengenalkan kosakata anak kelompok A di TK Kembang Teratai Kelurahan Lekobalo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 63–80. https://doi.org/10.30870/jpppaud.v6i1.7373
Sartika, R. (2017). Implementing word wall strategy in teaching writing descriptive text for junior high school students. Journal of English and Education, 5(2), 179–186.
Tilaar, H. A. R. (2015). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat madani Indonesia. PT Remaja Rosdakarya.
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. UNESCO Publishing.
Widana, I. W. (2020). The effect of digital literacy on the ability of teachers to develop HOTS-based assessment. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1503, No. 1, Article 012045). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1503/1/012045